KUA CILIMUS

Penyuluh KUA Cilimus Sampaikan Khutbah “Bersegera dalam Kebaikan” di Masjid Jami Nurul Huda

CILIMUS – 21 November 2025, Ust. Yudi Sofiyudin, S.Pd.I, Penyuluh Agama Islam KUA Kecamatan Cilimus, kembali mendapat amanah menjadi khatib sekaligus imam Shalat Jum’at di Masjid Jami Nurul Huda, Desa Bandorasa Wetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan. Kegiatan ini menjadi bagian dari program rutin penjadwalan khatib dan imam yang dijalankan oleh para Penghulu dan Penyuluh Agama Islam di lingkungan KUA Cilimus sebagai bentuk pelayanan pembinaan keagamaan kepada masyarakat.

Dalam khutbahnya, Ust. Yudi membawakan tema “Bersegera dalam Kebaikan”, yang diambil dari materi khutbah resmi yang ia susun. Melalui tema tersebut, beliau mengajak jamaah untuk menumbuhkan semangat fastabiqul khairat, yakni berlomba-lomba melakukan kebaikan tanpa menunda-nunda.

Beliau mengawali khutbah dengan mengingatkan bahwa salah satu tanda keimanan yang hidup adalah dorongan untuk segera melakukan amal saleh. Waktu yang Allah berikan, tegasnya, selalu menjadi peluang menuju ridha-Nya. Menguatkan pesan tersebut, Ust. Yudi mengutip dua ayat Al-Qur’an:

“Maka berlomba-lombalah kalian dalam kebaikan.” (QS. Al-Baqarah: 148)

“Berlombalah kalian menuju ampunan dari Tuhan kalian.” (QS. Al-Hadid: 21)

Lebih jauh, Ust. Yudi mencontohkan kisah Rasulullah SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, ketika Nabi segera bangkit selepas salam shalat Ashar karena teringat adanya potongan emas di rumahnya. Nabi tidak ingin menunda-nunda kebaikan, bahkan tidak ingin satu malam pun berlalu sementara harta sedekah itu belum dibagikan. Teladan tersebut menggambarkan akhlak luar biasa Rasulullah SAW: tidak membiarkan dunia menahan langkahnya menuju amal saleh.

Beliau juga menyampaikan hadits Rasulullah SAW yang menganjurkan umat untuk bersegera melakukan amal sebelum tujuh hal datang menghalangi, seperti kemiskinan, penyakit, usia tua, hingga kematian. Menurut Ust. Yudi, waktu tidak pernah menunggu siapa pun, sehingga menunda kebaikan berarti menunda pahala yang semestinya dapat kita raih.

Dalam penutup khutbahnya, Ust. Yudi kembali mengajak jamaah:

“Bersegeralah menolong sebelum terlambat, bergegaslah bersedekah sebelum harta membelenggu, segeralah memaafkan sebelum hati mengeras, dan jangan tunda taubat sebelum ajal menjemput. Setiap langkah cepat menuju kebaikan adalah langkah menuju ridha dan ampunan Allah.”

Kegiatan khutbah berjalan dengan khidmat dan penuh perhatian jamaah. Program rotasi khatib dan imam dari KUA Cilimus ini diharapkan dapat terus memperkuat hubungan antara KUA dan masyarakat, sekaligus memastikan pembinaan keagamaan berjalan merata di seluruh desa dalam wilayah Kecamatan Cilimus.

Kontributor: Mujib Burohman (KUA Cilimus)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top