CILIMUS – 10 November 2025, Kepala KUA Kecamatan Cilimus beserta seluruh pegawai melaksanakan takziah ke Kecamatan Waled, Kabupaten Cirebon, kediaman almarhum Bapak Sahir bin Bapak Kamal, ayahanda dari Ustaz Saepul Anam, S.Sos., Penyuluh Agama Islam KUA Cilimus yang wafat pada Senin dini hari.
Kunjungan ini dilakukan sebagai wujud kepedulian, solidaritas, dan rasa kekeluargaan antara keluarga besar KUA Cilimus terhadap salah satu pegawainya yang sedang menghadapi masa duka. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh pihak keluarga almarhum di rumah duka.
Kepala KUA Cilimus, Jajang Ahmad Zarkasih, S.Ag., M.Si., menyampaikan bahwa takziah bukan hanya menjadi tradisi, tetapi juga bentuk nyata kepedulian antar keluarga besar KUA untuk saling menguatkan dalam suasana kehilangan.
Ucapan Bela Sungkawa dari Kepala KUA Cilimus “Atas nama keluarga besar KUA Kecamatan Cilimus, kami menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Ayahanda tercinta, Bapak Sahir bin Bapak Kamal. Semoga beliau mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima segala amal ibadahnya, dan diampuni segala khilafnya. Kepada Ustaz Saepul Anam dan keluarga yang ditinggalkan, semoga Allah memberikan kesabaran, ketabahan, serta kekuatan dalam menghadapi ujian ini. Kami semua ikut merasakan duka yang mendalam dan siap mendampingi dalam masa sulit ini.”
Selain itu, para penyuluh agama Islam juga memberikan dukungan moral kepada Ustaz Saepul Anam. Kehilangan orang tua merupakan ujian berat, dan dukungan dari rekan sejawat diharapkan dapat memberikan keteguhan hati serta penguatan spiritual.
Penyuluh Agama Islam KUA Cilimus, Asep Sopiyudin, S.Ag., turut memberikan pesan penguatan kepada rekan sesama penyuluh.
“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun. Saya turut berduka mendalam atas berpulangnya Ayahanda tercinta Ustaz Saepul Anam. Semoga Allah melapangkan kuburnya, mengangkat derajatnya, dan menjadikannya hamba yang dicintai-Nya. Untuk saudaraku Ustaz Saepul Anam, tetaplah tegar dan kuat. Kita semua adalah satu keluarga, dan insyaAllah kami akan selalu berada di sisimu untuk mendukung dan menguatkan. Semoga Allah mengganti duka ini dengan keberkahan dan ketabahan yang luas.”
Melalui kegiatan takziah ini, KUA Cilimus berharap dapat terus mempererat ukhuwah di antara para pegawai serta menguatkan budaya saling peduli. Kehadiran seluruh jajaran menjadi bentuk simpati dan solidaritas sehingga keluarga almarhum tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah ini.
Kontributor: Thobroni (KUA Cilimus)




