CILIMUS – Pada Kamis, 02 Oktober 2025, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cilimus mengadakan acara perpisahan sekaligus purnabakti untuk Sudarsih, JFU Pelaksana KUA Cilimus yang telah mengabdi selama 14 tahun, sejak 2011 hingga 2025. Kegiatan berlangsung di halaman KUA Cilimus dan dihadiri oleh para Kasi Pelayanan Desa, Ketua DKM, serta rombongan majelis taklim dari 13 desa di Kecamatan Cilimus.
Acara ini berlangsung hangat namun penuh haru, menandai berakhirnya masa pengabdian seorang pegawai yang dikenal teliti dan berdedikasi tinggi dalam setiap pencatatan pernikahan di KUA Cilimus.
Dalam sambutannya, Jajang Ahmad Zarkasih, S.Ag, M.Si, Kepala KUA Cilimus, menyampaikan rasa kehilangan yang mendalam atas purnabakti Sudarsih.
“Bu Sudarsih telah mengabdikan dirinya dengan penuh ketulusan selama belasan tahun di KUA Cilimus. Ketelitian dan dedikasi Ibu dalam pencatatan nikah tidak hanya memastikan administrasi berjalan sempurna, tetapi juga menjadi teladan bagi kami semua. Kepergian Ibu meninggalkan ruang kosong yang sulit diisi, dan kami akan selalu merindukan senyum, semangat, dan kebaikan Ibu. Terima kasih atas segala jasa, kerja keras, dan ketulusan hati yang Ibu berikan selama ini. Semoga Allah selalu melimpahkan rahmat dan berkah-Nya dalam setiap langkah Ibu berikutnya.”
Dalam kesempatan itu, Sudarsih menyampaikan kata perpisahan yang membuat seluruh hadirin terharu. Ia menyampaikan ucapan khusus kepada Kepala KUA, rekan-rekan pegawai, dan semua yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjangnya.
“Pak Naib Jajang, saya mohon maaf jika selama ini ada salah kata atau kekhilafan. Terima kasih atas bimbingan dan dukungan Bapak. Untuk A Raka dan A Asep, kalian sudah seperti anak sendiri bagi saya, dan setiap kebersamaan dengan kalian akan selalu menjadi kenangan manis. Kepada seluruh pegawai KUA, Bunda Nani, Umi Saebah, Pak Yudi, Pak Mujib, serta rekan-rekan baru seperti A Reyazul dan A Thobroni, meskipun waktu kebersamaan kita singkat, banyak hal yang telah membekas di hati saya. Setiap tawa, kerja keras, dan bahkan tantangan yang kita hadapi bersama, semuanya menjadi bagian dari perjalanan hidup saya yang tidak akan pernah saya lupakan. Semoga KUA Cilimus terus maju dan tetap menjadi rumah yang hangat bagi kita semua.”
Kata-kata Sudarsih diiringi isak tangis dan rasa haru dari seluruh pegawai dan tamu yang hadir, menandai betapa besarnya pengaruh dan cinta yang telah beliau berikan selama mengabdi.
Selama 14 tahun pengabdiannya, Sudarsih dikenal sebagai sosok yang teliti, sabar, dan selalu siap membantu. Keahliannya dalam pencatatan nikah tidak hanya memastikan administrasi berjalan lancar, tetapi juga membangun kepercayaan masyarakat terhadap layanan KUA. Banyak pegawai junior yang belajar dari ketekunan dan kesabaran beliau, sehingga warisan profesionalisme Sudarsih akan terus menjadi teladan bagi generasi berikutnya.
Acara ini diakhiri dengan doa bersama, penyerahan kenang-kenangan, serta ucapan selamat jalan penuh haru. Seluruh hadirin berharap agar Sudarsih selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan keberkahan dalam menapaki kehidupan setelah purnabakti.
Acara perpisahan ini menjadi pengingat akan nilai dedikasi, kesetiaan, dan kebersamaan dalam pelayanan publik. KUA Cilimus kehilangan seorang pegawai teladan, namun warisan ketelitiannya akan terus hidup dalam setiap pelayanan yang diberikan kepada masyarakat.
Kontributor: Raka Grahal Syah Maulana (KUA Cilimus)




