CILIMUS – 31 Oktober 2025 pukul 07.00 – selesai, KUA Kecamatan Cilimus menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Remaja Usia Sekolah (BRUS) di SMK Swadaya PUI Cilimus. Kegiatan ini merupakan program pembinaan remaja yang bertujuan memberikan edukasi mengenai kesiapan menuju kehidupan dewasa, termasuk pemahaman pentingnya menjaga diri dari pernikahan dini dan pergaulan bebas. Peserta kegiatan merupakan siswa kelas XI dan XII SMK Swadaya PUI Cilimus.
Acara dibuka dengan sambutan oleh Kepala Sekolah SMK Swadaya PUI Cilimus, Dadan Mukdana Dipraja, S.T., yang menyampaikan apresiasi kepada KUA Cilimus atas terselenggaranya program pembinaan ini.
Kata-kata Sambutan Kepala Sekolah (Dadan Mukdana Dipraja, S.T.)
“Kami menyambut dengan sangat baik kegiatan BRUS yang digelar hari ini. Kehadiran KUA Cilimus memberikan warna baru bagi pembinaan karakter siswa kami, khususnya dalam menghadapi berbagai tantangan moral di era sekarang. Kami sangat mengapresiasi upaya KUA dalam memberikan pembekalan edukatif yang bermanfaat bagi masa depan siswa, sehingga mereka dapat tumbuh sebagai generasi berakhlak, berpengetahuan, dan siap menghadapi kehidupan dengan tanggung jawab.”
Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala KUA Cilimus, Jajang Ahmad Zarkasih, S.Ag., M.Si., yang menegaskan tujuan utama BRUS sebagai program preventif sekaligus edukatif bagi remaja.
Kata-kata Sambutan Kepala KUA Cilimus (Jajang Ahmad Zarkasih, S.Ag., M.Si.)“Program BRUS ini kami selenggarakan agar para remaja memahami pentingnya membangun masa depan dengan perencanaan yang matang, termasuk menghindari pernikahan dini dan perilaku berisiko. Melalui kegiatan ini, kami ingin para siswa memiliki pemahaman yang benar tentang konsep diri, tantangan remaja, serta nilai-nilai keislaman yang dapat menjadi pegangan dalam kehidupan sehari-hari. Semoga kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi seluruh peserta.”
Acara kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh Komite Sekolah Agus Sulaeman.
Setelah rangkaian pembukaan selesai, kegiatan inti BRUS dimulai. Materi disampaikan dalam tiga sesi utama, masing-masing dipandu oleh Penyuluh Agama Islam KUA Cilimus yang telah terlatih sebagai fasilitator BRUS:
- Konsep Diri Remaja yang Sehat dan Membangun Jembatan Harapan
Disampaikan oleh Asep Sopiyudin, S.Ag. Pada sesi ini, siswa diajak untuk mengenali diri, memahami potensi, serta membangun citra positif sebagai remaja. Asep Sopiyudin menekankan pentingnya memiliki visi hidup dan memahami batasan diri dalam pergaulan sehari-hari. - Tantangan dan Problematika Remaja Masa Kini Disampaikan oleh Saebah, S.Ag. Materi ini membahas berbagai fenomena remaja modern seperti pengaruh media sosial, pergaulan bebas, tekanan akademik, hingga bahaya pernikahan dini. Siswa diajak untuk lebih peka terhadap risiko sekaligus belajar strategi menghadapinya.
- Konsep Remaja Islami (Remaja Qeren Qur’ani) Disampaikan oleh Nani Nuraeni, S.Ag. Nani menyampaikan bagaimana remaja dapat membangun karakter Qur’ani melalui akhlak, ibadah, dan pola pikir yang sehat. Tujuannya agar siswa mampu menjadi generasi muda yang cerdas, beretika, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Kegiatan BRUS semakin meriah dengan adanya ice breaking dan games interaktif yang dipandu oleh tim fasilitator. Aktivitas ini membuat suasana belajar menjadi lebih segar dan menyenangkan, sehingga siswa lebih aktif mengikuti seluruh rangkaian materi.
Program BRUS yang digelar KUA Cilimus ini diharapkan dapat menjadi sarana pembinaan moral dan karakter yang efektif bagi para remaja, sekaligus menguatkan kerja sama antara KUA dan sekolah dalam mendukung tumbuhnya generasi yang sehat, cerdas, dan berakhlak mulia.
Kontributor: Yudi Sofiyudin (KUA Cilimus)




