CILIMUS – Dua Penghulu Ahli Pertama KUA Kecamatan Cilimus, Reyazul Jinan Haikal, S.Ag dan Thobroni, S.Ag, berhasil melaksanakan seminar rancangan aktualisasi dalam rangka pemenuhan syarat kelulusan kegiatan Latihan Dasar CPNS Kemenag Tahun 2025. Seminar ini dilaksanakan secara online pada Senin, 29 September 2025 dan merupakan tahap keempat dari rangkaian pembelajaran yang terdiri dari:
- MOOC – 9 hari pembelajaran daring.
- Pembelajaran E-Learning – 21 hari kerja.
- Aktualisasi dan Habituasi – 30 hari untuk perancangan karya dan implementasi aktualisasi.
- Klasikal di BDK Bandung – 3 hari pembelajaran dan seminar tatap muka.
Pada seminar kali ini, Reyazul Jinan Haikal, S.Ag mengambil judul rancangan aktualisasi:
“Mengaktifkan Website Layanan KUA Cilimus Melalui Sistem Pengembangan Konten SAKINAH (Sarana Akses KUA Cilimus Informasi Nikah dan Administrasi Harmonis)”
Sementara Thobroni, S.Ag mengambil judul:
“Optimalisasi Layanan Front Office di KUA Cilimus Melalui Inovasi Pelayanan ‘SMART’”
Kedua rancangan aktualisasi ini fokus pada isu-isu strategis yang sedang dihadapi KUA Cilimus, termasuk kurangnya optimalisasi layanan online dan front office, serta perlunya inovasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Seminar ini dimoderatori oleh Hj. Ryna Rachamwati, M.Ed, yang juga merupakan coach kedua penghulu dalam proses penggarapan rancangan aktualisasi. Sedangkan pengujian dilakukan oleh Wahyudin, S.Ag, M.A.P, yang menilai bahwa kedua karya berhasil menggambarkan isu yang terjadi di KUA Cilimus secara jelas dan layak segera ditangani.
“Kedua rancangan aktualisasi ini sangat baik, karena tidak hanya menjawab kebutuhan saat ini, tetapi juga memberikan solusi konkret untuk meningkatkan kualitas layanan KUA. Pendekatan berbasis website dan front office SMART sangat relevan dengan tuntutan pelayanan publik modern,” ungkap Wahyudin.
Jajang Ahmad Zarkasih, S.Ag, M.Si, Kepala KUA Cilimus sekaligus mentor Reyazul dan Thobroni, memberikan apresiasi tinggi dan dukungan penuh terhadap kedua rancangan tersebut.
“Saya sangat bangga dengan kerja keras Reyazul dan Thobroni. Karya mereka menunjukkan kemampuan analisis yang tajam, pemahaman isu yang mendalam, serta inovasi yang aplikatif untuk KUA Cilimus. Sistem konten SAKINAH dan layanan front office SMART adalah langkah strategis yang akan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat secara signifikan. Semoga implementasinya dapat segera dilakukan dan menjadi teladan bagi pengelolaan KUA di masa depan,” ujarnya.
Seminar rancangan aktualisasi ini menjadi bukti bahwa pegawai KUA Cilimus memiliki kemampuan inovatif dan dedikasi tinggi dalam meningkatkan kualitas layanan publik. Kedua penghulu diharapkan mampu mengimplementasikan rancangan mereka secara efektif, sehingga masyarakat mendapatkan layanan yang cepat, transparan, dan harmonis.
Keberhasilan Reyazul dan Thobroni juga menjadi inspirasi bagi rekan-rekan pegawai KUA lainnya untuk terus mengembangkan kreativitas, kompetensi, dan inovasi dalam pelayanan administrasi keagamaan.
Acara seminar ini menegaskan bahwa KUA Cilimus tidak hanya menjalankan tugas administrasi, tetapi juga mengedepankan inovasi dan kualitas layanan sebagai wujud pengabdian kepada masyarakat.
Nani Nuraeni (KUA Cilimus)




