KUA CILIMUS

CPNS Penghulu KUA Cilimus Laksanakan Bimbingan Rancangan Aktualisasi Latsar Kemenag 2025

CILIMUS – Pada Jum’at, 19 September 2025, dua CPNS Penghulu Ahli Pertama KUA Cilimus, yakni Reyazul Jinan Haikal, S.Ag dan Thobroni, S.Ag, melaksanakan kegiatan bimbingan rancangan aktualisasi dalam rangkaian Latihan Dasar (Latsar) CPNS Kementerian Agama Tahun 2025.

Kegiatan bimbingan ini dilaksanakan bersama mentor sekaligus Kepala KUA Cilimus, Jajang Ahmad Zarkasih, S.Ag., M.Si. Dalam kesempatan tersebut, mentor memberikan arahan terkait teknis penulisan proposal rancangan aktualisasi, termasuk pemilihan dan perumusan isu yang akan diangkat oleh masing-masing CPNS.

Dalam bimbingan tersebut, kedua CPNS mengajukan isu aktual yang relevan dengan kondisi dan kebutuhan di KUA Cilimus.

  • Reyazul Jinan Haikal, S.Ag mengangkat isu mengenai ketidakatifan website resmi KUA Cilimus. Isu ini dipandang penting karena website merupakan sarana literasi digital dan media sosialisasi layanan KUA kepada masyarakat.
  • Thobroni, S.Ag mengangkat isu mengenai optimalisasi Front Office KUA Cilimus. Hal ini dipandang strategis mengingat front office merupakan garda terdepan pelayanan yang harus mampu memberikan kenyamanan, kecepatan, serta keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Sebagai mentor, Jajang Ahmad Zarkasih, S.Ag., M.Si. menekankan pentingnya kesesuaian antara isu yang diangkat dengan tugas dan fungsi (tusi) serta organisasi dan tata kerja (ortaker) KUA.

“Rancangan aktualisasi ini harus disusun dengan baik, karena bukan hanya sebagai syarat akademis dalam Latsar, tetapi juga menjadi bekal nyata untuk meningkatkan kualitas layanan di KUA. Saya berharap para CPNS mampu mengaitkan isu yang diangkat dengan kebutuhan riil masyarakat dan visi misi Kementerian Agama,” ujar beliau dalam arahannya.

Selain itu, mentor juga memberikan penjelasan mengenai teknik penyusunan proposal agar lebih sistematis, mulai dari latar belakang masalah, analisis akar permasalahan, hingga rencana tindak lanjut yang solutif.

Bimbingan rancangan aktualisasi ini menjadi proses wajib bagi setiap CPNS sebelum menyusun proposal final. Tujuannya adalah untuk menyamakan persepsi antara CPNS dan mentor, sekaligus memastikan bahwa isu yang dipilih sesuai dengan konteks kerja di satuan unit masing-masing.

Bagi CPNS KUA Cilimus, bimbingan ini juga menjadi kesempatan berharga untuk mendapatkan bekal pengalaman langsung dari mentor yang sudah berpengalaman dalam bidang kepenghuluan dan manajerial KUA.

Dengan terlaksananya bimbingan rancangan aktualisasi ini, diharapkan CPNS Penghulu Ahli Pertama KUA Cilimus semakin mantap dalam menyusun proposal dan melaksanakan kegiatan aktualisasi. Lebih dari itu, isu yang mereka angkat diharapkan dapat memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan KUA Cilimus kepada masyarakat, sejalan dengan semangat reformasi birokrasi Kementerian Agama.

Asep Romli (KUA Cilimus)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top