KUA CILIMUS

Ustadzah Nani Nuraeni Paparkan Tiga Pilar Menjadi Mukmin Sejati dalam Bimbingan Penyuluhan di Desa Sampora

KUNINGAN, 09 Juli 2025 – Majelis Taklim Baitul Makmur bekerja sama dengan Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cilimus menyelenggarakan Bimbingan Penyuluhan Keagamaan dengan tema “Ciri-Ciri Mukmin Sejati” pada Rabu (9/7/2025) di Masjid Baitul Makmur, Desa Sampora. Kegiatan yang dihadiri puluhan ibu-ibu dari PKK dan jamaah Majelis Taklim ini menghadirkan Ustadzah Nani Nuraeni, S.Ag, penyuluh agama dari KUA Kecamatan Cilimus, sebagai narasumber utama.

Konsep Mukmin Sejati dalam Al-Qur’an dan Hadits, Dalam pemaparannya yang berdurasi dua jam, Ustadzah Nani menjelaskan bahwa menjadi mukmin sejati tidak hanya sekadar mengucapkan syahadat, tetapi harus diwujudkan dalam sikap sehari-hari. Beliau mengutip Surat Al-Baqarah ayat 155-156 dan Hadits Riwayat Muslim untuk memperkuat materinya.

“Allah menguji hamba-Nya dengan berbagai cobaan, baik berupa ketakutan, kelaparan, maupun kekurangan harta. Namun, seorang mukmin sejati akan menyikapinya dengan tiga hal utama: sabar, syukur, dan ridho,” tegas Ustadzah Nani di hadapan peserta.

Tiga Ciri Mukmin Sejati yang Diurai Mendalam

Sabar dalam Cobaan

Ustadzah Nani menekankan bahwa sabar bukan berarti pasif, melainkan tetap optimis dan berikhtiar sambil bertawakkal kepada Allah. Beliau memberikan contoh nyata dari kehidupan Nabi Ayyub AS yang tetap sabar meski diuji dengan penyakit bertahun-tahun.

Bersyukur dalam Keadaan

Lapang “Banyak orang lupa bersyukur saat diberi kelapangan. Padahal, syukur adalah kunci untuk mempertahankan nikmat dan menarik keberkahan lebih besar,” ujarnya. Peserta diajak untuk melatih syukur melalui dzikir, sedekah, dan menggunakan nikmat untuk hal yang bermanfaat.

Ridho dengan Takdir Allah, Bagian terakhir ini mendapat respons khidmat dari jamaah. Ustadzah Nani menjelaskan bahwa ridho adalah tingkat tertinggi keimanan, di mana seorang hamba menerima ketetapan Allah tanpa keluh kesah. “Bahkan dalam musibah sekalipun, mukmin sejati yakin ada kebaikan yang Allah sembunyikan,”

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 14.00 – 15.30 WIB ini diwarnai dengan tanya jawab interaktif. Ibu Siti Halimah, salah satu anggota PKK, mengaku terinspirasi: “Saya jadi tersadar bahwa selama ini kurang sabar menghadapi ujian ekonomi. Materi ini seperti tamparan yang menyadarkan.”

Ketua Majelis Taklim Baitul Makmur, Ibu Enok Rohmawati, menyatakan bahwa kegiatan serupa akan diagendakan secara rutin. “Insya Allah bulan depan kita akan mengadakan sesi khusus tentang menjaga keharmonisan keluarga dengan prinsip Islam,” ujarnya.

Acara ditutup dengan doa bersama dan pembagian santunan kepada jamaah yang kurang mampu. Ustadzah Nani berpesan: “Tiga ciri ini harus dilatih setiap hari. Ibarat otot, semakin sering dilatih, semakin kuat iman kita.”

Nani Nuraeni (KUA Cilimus)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top