KUA CILIMUS

Ust. Saeful Anam Ajak Warga Bandorasawetan Tadabbur Keutamaan Sholawat Nabi di Pengajian Rutin MT Nurul Huda

CILIMUS, 06 Agustus – Majelis Taklim (MT) Nurul Huda di Desa Bandorasawetan, Kecamatan Cilimus, Kabupaten Kuningan, kembali menggelar pengajian rutin pada Rabu, 6 Agustus 2025. Acara yang berlangsung pukul 08.00-09.00 WIB ini diisi oleh Ust. Saeful Anam, S.Sos, Penyuluh Agama Islam Kantor Urusan Agama (KUA) Cilimus. Pengajian kali ini mengangkat tema mendalam dari kitab Tanqihul Qoul Bab 4, yang membahas keutamaan sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Hadir dalam kegiatan tersebut sejumlah tokoh masyarakat, termasuk Kasipel Desa Bandorasawetan, serta puluhan ibu-ibu PKK dan jamaah majelis taklim setempat. Antusiasme peserta terlihat dari penuhnya ruangan pengajian, menunjukkan tingginya minat warga terhadap kajian keislaman, khususnya yang berkaitan dengan kecintaan kepada Rasulullah SAW.

Menggali Hikmah Sholawat dari Kitab Tanqihul Qoul

Ust. Saeful Anam memaparkan secara rinci kandungan Tanqihul Qoul, sebuah kitab klasik yang banyak dikaji di pesantren dan majelis taklim. Pada Bab 4, kitab ini menjelaskan betapa agungnya keutamaan membaca sholawat kepada Nabi Muhammad SAW.

“Sholawat bukan sekadar bacaan rutin, tetapi bentuk cinta dan penghormatan kita kepada Rasulullah. Setiap kali kita bersholawat, Allah akan melipatgandakan pahala, mengangkat derajat, dan menjadi syafaat (pertolongan) di hari akhir,” jelas Ust. Saeful Anam dengan penuh semangat.

Beliau juga menekankan bahwa sholawat memiliki kekuatan spiritual yang luar biasa, seperti mendatangkan ketenangan hati, memudahkan rezeki, dan menghindarkan dari bala’. “Bahkan, dalam hadis disebutkan bahwa orang yang memperbanyak sholawat akan mendapatkan syafaat Nabi di yaumul mahsyar,” tambahnya.

Ibu-ibu PKK dan majelis taklim yang hadir terlihat sangat antusias mengikuti kajian ini. Salah satu peserta, Ibu Siti Rohmah, mengungkapkan rasa syukurnya bisa memahami lebih dalam makna sholawat. “Selama ini kami rutin baca sholawat, tapi baru kali ini dapat penjelasan sedetail ini. Jadi lebih semangat lagi untuk mengamalkannya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasipel Desa Bandorasawetan menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. “Pengajian seperti ini sangat penting untuk membentengi akhlak dan iman masyarakat. Kami berharap bisa terus berlanjut dengan tema-tema yang bermanfaat,” katanya.

Pengajian rutin MT Nurul Huda telah menjadi wadah edukasi keagamaan yang dinantikan warga Bandorasawetan. Dengan narasumber kompeten seperti Ust. Saeful Anam, kajian-kajian keislaman semakin hidup dan aplikatif dalam kehidupan sehari-hari.

Ke depan, pengurus majelis taklim berencana mengadakan kegiatan serupa dengan tema yang lebih beragam, seperti fiqih keluarga, akhlak, dan tafsir Al-Qur’an, guna memenuhi kebutuhan rohani masyarakat.

Kegiatan pengajian ini tidak hanya memperkaya ilmu, tetapi juga mempererat ukhuwah islamiyah warga Bandorasawetan. Melalui pemahaman mendalam tentang keutamaan sholawat, diharapkan masyarakat semakin mencintai Nabi Muhammad SAW dan mengamalkan sunnah-sunnahnya dalam keseharian.

“Barangsiapa yang bersholawat kepadaku sekali, maka Allah akan bersholawat kepadanya sepuluh kali,” (HR. Muslim). Semoga kita semua termasuk hamba yang senantiasa merutinkan sholawat. Aamiin.

Raka Grahal Syah Maulana (KUA Cilimus)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top