KUA CILIMUS

Kajian Penuh Hikmah: Ust. Yudi Sofiyudin Ungkap Rahasia Orang Biasa Yang Diangkat Derajatnya Oleh Allah

SETIANEGARA, 11 Juli 2025 – Suara lembut namun penuh makna Ust. Yudi Sofiyudin, S.Pd., Penyuluh KUA Kecamatan Cilimus, memenuhi ruangan Masjid As Syifa pagi itu. Dalam kajian rutin Majlis Ta’lim As Syifa, Jum’at (11/7/2025), beliau membawakan materi menginspirasi: “Sifat Hilm: Kunci Diangkatnya Derajat oleh Allah Walau Ibadah Biasa-biasa Saja”. 

Ust. Yudi memulai dengan penjelasan mendalam tentang Hilm (kelembutan hati dan kesabaran). “Inilah sifat yang membuat seseorang istimewa di mata Allah, meskipun ibadahnya tak lebih dari rutinitas kebanyakan orang,”* ungkapnya. 

4 Sifat Orang yang Memiliki Hilm: 

  1. Santun, “Tidak membalas ketika disakiti, walau ia mampu melakukannya.” Ust. Yudi mencontohkan kisah Nabi Yusuf yang memaafkan saudara-saudaranya. 
  2. Dermawan, “Mendahulukan orang lain dalam beramal shaleh, meskipun dirinya juga membutuhkan.” Diceritakan bagaimana seorang sahabat Nabi lebih memilih memberi makan orang lain padahal ia sendiri kelaparan.
  3. Tawadhu’ (Rendah Hati), “Tidak sombong, meskipun memiliki kelebihan.” Kisah Nabi Sulaiman yang tetap rendah hati di puncak kekuasaannya menjadi contoh nyata. 
  4. Akhlak Terpuji , “Selalu menebar kebaikan dalam setiap tindakan.”. Ust. Yudi menekankan bahwa akhlak baik adalah modal utama meraih cinta Allah dan manusia. 

Sifat Dasar Orang Santun 

Lebih dalam, Ust. Yudi memaparkan bahwa orang yang santun memiliki 3 sifat mulia: 

  1. Sabar, Tak terpancing emosi saat diuji.
  2. Sayang, Selalu menebar kasih pada sesama.
  3. Bijak, Memilih respon terbaik dalam setiap situasi. 

Interaksi Hangat dengan Jamaah 

Kajian berlangsung interaktif. Ust. Yudi melontarkan pertanyaan:  “Pernahkah kita merasa ibadah biasa saja tapi dapat kemudahan dari Allah? Mungkin itu karena sifat Hilm kita!”  Banyak jamaah tersenyum dan mengangguk, seakan tersadar akan pengalaman pribadi mereka.

Kisah Nyata yang Menyentuh 

Ust. Yudi membagikan kisah nyata seorang penjual bakso yang selalu tersenyum dan memaafkan pelanggan yang kasar. “Tak banyak yang tahu, ia diangkat derajatnya oleh Allah melalui rezeki yang tak terduga,” ujarnya. 

Thobroni (KUA Cilimus)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top