KUNINGAN, Kamis, 26 Juli 2025 – Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cilimus tidak hanya menjadi pusat pelayanan masyarakat di bidang keagamaan, tetapi juga mencontohkan budaya religius yang harmonis di antara para staf. Salah satu tradisi yang telah mengakar adalah kebiasaan melaksanakan shalat Dzuhur dan Ashar berjamaah oleh seluruh karyawan, mulai dari staf, penyuluh, penghulu, hingga Kepala KUA.
Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi juga menjadi wadah untuk mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan kerja. Setiap hari, ketika waktu shalat tiba, seluruh personel KUA Cilimus dengan kompak meninggalkan sejenak aktivitasnya untuk berkumpul di mushala kantor, menunaikan shalat berjamaah dengan khusyuk.
Kepala KUA Kecamatan Cilimus, Jajang Ahmad Zarkasih. S.Ag,. M.Si, menegaskan bahwa tradisi ini telah berlangsung lama dan menjadi bagian dari budaya positif di kantornya. “Selain meningkatkan keafdholan ibadah, shalat berjamaah juga memperkuat solidaritas kami sebagai satu tim. Ini adalah bentuk komitmen kami untuk menciptakan lingkungan kerja yang religius dan harmonis,” ujarnya.
Para staf dan penyuluh pun menyambut baik kebiasaan ini. Menurut Raka Grahal Syah Maulana, shalat berjamaah di kantor tidak hanya mendatangkan pahala, tetapi juga menjadi momen untuk saling mengingatkan dan menyemangati dalam menjalankan tugas. “Ketika kita shalat bersama, terasa seperti keluarga. Kerja pun jadi lebih berkah,” tuturnya.
Diharapkan, tradisi positif ini dapat menginspirasi instansi lain untuk menciptakan budaya serupa, menggabungkan profesionalitas kerja dengan nilai-nilai spiritual yang kuat. Dengan demikian, KUA Cilimus tidak hanya unggul dalam pelayanan, tetapi juga menjadi teladan dalam mengintegrasikan ibadah dan kebersamaan di tempat kerja.
Thobroni (KUA Cilimus)




