KALIAREN, 3 Juli 2025 – Majelis pengajian ibu-ibu Roudhotul Umahat telah digelar pada Senin, 30 Juni 2025 M bertepatan dengan 4 Muharram 1447 H di Masjid At-Taqwa, Desa Kaliaren. Kegiatan ini diisi oleh Ustaz Yudi Sopiyudin, S.Pd., penyuluh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cilimus, dengan tema “Menyikapi Bulan Muharram dan Awal Tahun Hijriyah: Refleksi Diri (Muhasabah)”.
Dalam ceramahnya, Ustaz Yudi mengajak jamaah untuk melakukan introspeksi diri di awal tahun Islam, mengutip Surah Al-Hasyr ayat 18:
“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap orang memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat)…”
Beliau menjelaskan tentang pentingnya memanfaatkan waktu dengan amal shaleh, termasuk keutamaan mendirikan shalat berjamaah di masjid. “Di akhirat nanti, wajah orang yang selalu hadir di masjid saat azan berkumandang akan bersinar laksana pagi hari, sedangkan mereka yang menjaga wudhunya akan bercahaya seperti rembulan,” ujarnya.
Ustaz Yudi juga menyampaikan kisah Nabi Yunus AS yang mengalami tiga kegelapan dalam hidupnya: gelapnya malam, gelapnya dasar laut, dan gelapnya perut ikan paus. “Ini mengajarkan kita bahwa ujian seberat apa pun harus dihadapi dengan sabar dan tawakal kepada Allah,” pesannya.
Tak lupa, beliau menekankan pentingnya menyayangi anak yatim yakni anak yang ditinggal wafat ayahnya sebelum baligh sebagai salah satu amalan utama di bulan Muharram. “Mengasihi anak yatim akan melembutkan hati dan mendatangkan keberkahan,” tambahnya.
Acara berlangsung khidmat diikuti puluhan ibu-ibu dengan antusias. Ketua Roudhotul Umahat, Ibu Aan Nur Hasanah, menyampaikan terima kasih atas tausiyah yang menginspirasi. “Semoga ilmu ini bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari,” harapnya.
Pengajian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan dunia-akhirat. Kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ukhuwah dan keimanan jamaah menyambut tahun baru Hijriyah.
Saepul Anam (KUA Cilimus)




